Perumahan Nogotirto Elok, Nogotirto Gamping Sleman DIY
Senin - Sabtu 08.00 - 17.00 WIB
Minggu TUTUP
+62 81-328-800-504
(0274) 625 862

Bimtek Optimalisasi Peran Driver Ambulans: Menuju Pelayanan Cepat, Tepat dan selamat yang berientasi Patient Safety

  Sopir ambulance merupakan bagian penting dari sistem pelayanan gawat darurat pra-rumah sakit (pre-hospital care). Mereka tidak hanya bertugas mengemudi kendaraan, tetapi juga menjamin keselamatan pasien selama transportasi, mampu berkoordinasi dengan tenaga medis, dapat menjaga kebersihan dan kelayakan alat di dalam ambulans, serta dapat membantu tenaga kesehatan dalam kondisi darurat tertentu. Dengan demikian, sopir ambulance bukan sekadar pengemudi, melainkan bagian dari tim penyelamat (rescue team) yang harus memiliki keterampilan dasar medis dan manajemen kegawatdaruratan.

   Berbagai laporan dan penelitian menunjukkan bahwa banyak sopir ambulance di Indonesia belum memiliki ketrampilan  yang memadai sehingga beberapa permasalahan yang sering ditemukan seperti masih banyak sopir belum pernah mendapatkan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD/BLS). Sementara itu tidak semua puskesmas memiliki sopir tetap sehingga ada sopir honorer atau lepas yang belum dilatih standar nasional, masih sering ditemui kasus nakes yang menggantikan sopir karena kekurangan tenaga.

  Menurut pedoman Kementerian Kesehatan RI serta standar World Health Organization (WHO) bahwa pengemudi ambulance harus memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang keselamatan pasien, transportasi medis, serta bantuan hidup dasar. Namun kenyataannya, sebagian besar sopir belum pernah mengikuti pelatihan formal tersebut. Semestinya dengan mengikuti pelatihan tersebut akan menambah kompetensi bagaimana  mengemudi aman dan cepat disituasi darurat dapat melakukan pertolongan pertama (first aid & BLS), menangani pasien trauma selama perjalanan dapat berkomunikasi efektif dengan tenaga medis dan keluarga pasien, serta lebih bagus lagi dapat mengendalian stres dan  memiliki kesiapan fisik. Oleh karena itu, perlu dilakukan Bimbingan Teknis Defensive Safety untuk Driver Ambulance untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam mendukung pelayanan kegawatdaruratan.

Tujuan Umum:

Meningkatkan kemampuan sopir ambulance dalam menjalankan tugas secara profesional, aman, cepat, dan sesuai standar pelayanan ambulans yang berorientasi patient safety

Tujuan Khusus:

  1. Memberikan pemahaman tentang peran dan tanggung jawab sopir ambulance dalam sistem rujukan.
  2. Melatih keterampilan mengemudi defensif dan aman pada situasi darurat.
  3. Membekali sopir dengan pengetahuan dasar kegawatdaruratan medis dan pertolongan pertama.
  4. Meningkatkan kemampuan komunikasi dan koordinasi dengan tenaga medis dan fasilitas kesehatan rujukan.
  5. Menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan empati terhadap pasien.

Seluruh sopir ambulance yang bertugas baik di Rumah Sakit, Puskesmas, PSC 119 Dinas Kesehatan, maupun Ambulans milik organisasi masyarakat

  1. Driver Ambulance menguasai prinsip safety dan defensive driving
  2. Mampu menguasai teknik bantuan hidup dasar, teknik evakuasi presisi dan stabilisasi pasien
  3. Menguasai standarisasi operasional dan PPI Ambulans
  4. Perubahan sikap dan etika

  1. Safety & Defensive Driving 
  2. Teknik dan Kontrol Kendaraan
  3. Etika dan Tanggung Jawab Sopir Ambulance
  4. Komunikasi dan Koordinasi dalam Sistem Rujukan
  5. Prosedur Evakuasi dan Transportasi Pasien Gawat Darurat
  6. Pertolongan Pertama Dasar (Basic Life Support – BLS) dan PPI Ambulans

  1. Ceramah interaktif
  2. Diskusi dan studi kasus
  3. Demonstrasi dan praktik lapangan
  4. Simulasi (drill) skenario darurat
  5. Evaluasi pre-test dan post-test

  1. Polisi Lalu Lintas/ Dinas Perhubungan/Instruktur Safety Driving
  2. Instruktur Pelatihan Gawat Darurat
  3. Dokter/ Perawat UGD/ PSC 119
  4. Instruktur BLS (bersertifikat)

Akomodasi twin share, makan, coffee break, goodie bag, sertifikat

Daftar Sekarang